Sabtu, 27 Agustus 2011

catatan terkahir :)

Aku merasa seakan di ambang maut. Nafasku terengah-engah. Sekuat tenaga aku berusaha untuk bernafas namun nafas demi nafas terasa begitu berat dan sulit sekali. Ya tuhan inikah akhir hidupku…?
sayup-sayup kudengar dokter winda bilang aku mengalami gasping. Sementara jantungku berdetak kencang mengimbangi aliran oksigen yang kurang ke dalam otak dan semua organ-organ vital tubuhku, namun tak mencukupi, sampai wajahku tampak kebiruan tanda hipoksia sedang kualami. Pandanganku kini mulai gelap. Dinding-dinding sekitar dan semua orang yang berusaha menolongku semula tampak jelas mulai terlihat samar-samar.Hanya kudengar suara wanita yang berusaha keras untuk menolongku, memanggil-manggil namaku, membangunkanku, membetulkan tracheostomi yang terpasang di leherku, membersihkan, mensuction lendir atau apapun yang membuat aliran nafasku tertutup hampir lebih 2 menit. Aku benar-benar pasrah!!
hmm , saat itu keluarga hanya menganggap diriku masuk angin biasa dan magh! tapi setelah aku dibawa kerumah sakit dokter menyatakan ke aku dan keluarga : " Masuk angin yang satu ini ternyata bukanlah masuk angin biasa. Yang biasa disebut angin duduk sesungguhnya adalah salah satu gejala penyakit jantung koroner, yang jika tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung meninggal hanya dalam waktu 15-30 menit setelah serangan pertama"
Karena itu, kematian yang terjadi sama sekali bukan akibat kerokan atau pengolesan minyak angin, seperti yang aku lakukan, melainkan karena tidak terdeteksinya kelainan pada jantung penderita.
Ciri-ciri pusing, mual dan kembung yang dialami penderita Angina pectorismemang nyaris serupa dengan penyakit masuk angin biasa. Hanya penderita juga merasakan dada sesak, nyeri dibagian ulu hati sampai ke punggu, lengan kiri dan leher, keluar keringat sebesar jagung, serta badan terasa dingin. Sayangnya, hal ini sering tidak disadari sebagai indikasi adanya gangguan pada jantung yang sifatnya kritis.
Menurut bu winda (dokterku) 20% dari keluhan angina pectoris yang diperiksakan ke dokter atau rumah sakit ternyata terdeteksi sebagai penyakit jantung koroner akut. Penyakit ini merupakan gangguan pada jantung akibat adanya kelainan pada pembuluh koroner, sehingga darah tidak mampu mengantarkan zat-zat yang dibutuhkan oleh jaringan dinding rongga jantung. Karena itu, jika tidak terdeteksi sejak awal, penderitanya bisa mengalami sudden death.

dokter menyarankan aku untuk operasi, mataku mulai berkaca-kaca..tapi aku sadar aku tidak boleh menangis!karena kemungkinan berhasilnya hanya 50%. ya, aku menolaknya. 50%?? itu hanya setengahnya saja. kemungkinan untuk aku hidup hanya separuh. aku tidak ingin mempertaruhkan separuh hidupku hanya untuk KEGAGALAN!! bisa jadi operasi itu berhasil, bisa juga operasi itu gagal dan aku harus kehilangan semuanya, kehilangan orang-orang yang aku sayang dan kehilangan hidup ku !! aku takut.. aku gelisah .. dan aku pasrah !!

hmm setiap malam.. aku membaringkan tubuhku di tempat tidur, merenungi apa yang tengah terjadi pada diriku, Semakin hari kondisiku semakin parah, kesempatan hidupkupun berkurang setiap harinya, aku selalu takut untuk menutup mata, aku takut jika ternyata nanti aku tidak dapat lagi membuka mata, aku belum mau mati, aku masih mencintai semuanya, aku masih ingin bersama-sama semuanya!! tanpa disangka aku menitikkan air mata, aku tersedu sendiri di kamar setiap malam!!

I LOVE YOU ALL . ♥
" aku membutuhkan support dan kasih sayang dari semuanya. agar aku bisa bertahan untuk kalian"'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar